Dan minat
belajar dengan hasil belajar Akidah akhlak siswa kelas V XxxxxxxxxxxxxxxxTahun
Pelajaran 2018/2019
A. Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan suatu proses yang terpenting dan paling
efektif dalam kehidupan manusia untuk mentransformasikan nilai-nilai yang
dianut dalam masyarakat dan juga norma-norma agama yang diyakini kebenarannya
oleh guru pengajar terhadap siswanya, terutama proses belajar akidah akhlak
yang terjadi terhadap siswa kelas Xxxxxxxxxxxxxxxx Pelajaran 2018/2019.
Proses belajar mengajar merupakan proses dasar dari perkembangan
hidup manusia, karena dengan belajar manusia melakukan perubahan-perubahan
kualitatif individu sehingga tingkah lakunya berkembang. Semua aktivitas dan
prestasi hidup manusia tidak lain adalah hasil belajar. [1]
Hal-hal yang pokok dalam belajar ialah:
1.
Bahwa
belajar itu membawa perubahan (dalam arti behavioral change, actual dan
potensial)
2.
Bahwa
perubahan itu pada pokoknya adalah didapat kecakapan baru.
3.
Bahwa
perubahan itu terjadi karena usaha ( denga sengaja).[2]
Berkaitan dengan belajar akidah-akhlak,
maka belajar akidah akhlak termasuk
Pendidikan Agama Islam
yang merupakan usaha
sadar untuk menyiapkan peserta didik dalam meyakini,
memahami dan mengamalkan agama islam
melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan latihan dengan memperlihatkan
tuntutan untuk menghormati agama lain dalam hubungan dengan kerukunan antar
umat beragama dalam masyarakat untuk mewujudkan persatuan nasional. [3]
Tujuan pengajaran agama yaitu: membina
manusia beragama, berarti manusia yang mampu melaksanakan ajaran-ajaran agama
islam dengan baik dan sempurna, sehingga tercermin pada sikap dan tindakan
dalam seluruh kehidupananya, dalam rangka mencapai kebahagiaan dan kejayaan
hidup dunia dan akhirat. Sedangkan tujuan belajar akidah akhlak adalah untuk
dapat mengetahui dan meyakini aqidah islam serta dapat membentuk dan
mangamalkan tingkah laku yang baik yang sesuai dengan ajaran agama islam. [4]
Sebagaimana firman Allah SWT dalam
surat Al-Ankabut ayat 43:
ù=Ï?ur ã@»sVøBF{$# $ygç/ÎôØnS Ĩ$¨Z=Ï9 ( $tBur !$ygè=É)÷èt wÎ) tbqßJÎ=»yèø9$# (العنكبوت:٤٣)
Dan perumpamaan ini kami
buat untuk manusia tidak mungkin dapat memahami kecuali orang-orang yang
berilmu. ( QS. Al-Ankabut: 43) [5]
Akidah-akhlak di madrasah Ibtidaiyah
merupakan salah satu mata pelajaran PAI yang mempelajari tentang rukun iman
yang dikaitkan dengan pengenalan dan penghayatan terhadap al-asma’ alhusna,
serta penciptaan suasana Keteladanan dan pembiasaan dalam mengamalkan akhlak terpuji dan
adab islami melalui pemberian contoh-contoh perilaku dan cara mengamalkannya
dalam kehidupan sehari-hari. Secara subtansial mata pelajaran akidah-akhlak
memiliki kontribusi dalam memberikan motivasi kepada peserta didik untuk
mempraktikkan al-akhlakul karimah dan adab islami dalam kehidupan sehari-hari
sebagai manifestasi dari keimanannya kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya,
kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, serta Qada dan qadar-Nya.[6]
Agar hasil belajar akidah-akhlak siswa
kelas Xxxxxxxxx tahun Pelajaran 2018/2019 dapat tercapai dengan baik, maka
orang tua perlu menerapkan perhatian terhadap anak agar minat belajar dapat
tumbuh dalam proses belajar-mengajarnya. Berikut adalah kewajiban orang tua
dalam keluarga untuk mendidik anak, hal ini menunjukkan pentingnya perhatian
orang tua terhadap anak terutama dalam pembelajaran yaitu:
1.
Mendidik
akhlak yang baik bagi anak-anaknya.
2.
Member
contoh yang baik bagi anak-anaknya dalam berpegang teguh kepada akhlak mulia
3.
Menyediakan
bagi anak-anaknya peluang –peluang dan suasana praktis diamana mereka dapat
mempraktikkan akhlak yang diterimanya dari orang tua.
4.
Member
tanggungjawab yang sesuai kepada anak-anaknya supaya mereka merasa bebas
memilih dalam beritndak.
5.
Menunjukkan
bahwa keluarga selalu mengawasi mereka dangan sadar dan bijaksana.
6.
Menjaga
meraka dari teman-teman yang menyeleweng, tempat kerusakan dan lain-lain.[7]
Selain
perhatian orang tua harus dilakukan agar hasil belajar akidah-akhlak dapata
tercapai dengan baik, menumbuhkan minat belajar terhadap anak juga harus
dilakukan secara baik pula, karena setiap siswa perlu memiliki minat belajar dalam
kegiatan belajar mengajar. Siswa yang telah memiliki minat belajar tersebut
biasanya ditandai dengan respon/tanggapan dan antusias siswa terhadap
obyek/sasaran tertentu, dalam hal ini adalah adanya respon/tanggapan dan antusias
terhadap belajar akidah-akhlak.[8]
Dengan
demikian, perhatian orang tua terhadap anak dan menumbuhkan minat belajar
terhadap anak sangat perlu dilakukan agar dapat mendukung tercapainya hasil
belajar akidah-akhlak siswa kelas Xxxxxxxxxtahun Pelajaran 2018/2019
Oleh
karena itu untuk dapat mengetahui hubungan antara perhatian orang tua dan minat
belajar dengan hasil belajar akidah-akhlak siswa kelas Xxxxxxxxxtahun Pelajaran 2018/2019, maka peneliti
mengangkatnya dalam sebuah penelitian terhadap hal tersebut dengan judul
skripsi:”
Korelasi
antara perhatian orang tua Dan minat belajar dengan hasil belajar Akidah akhlak
siswa kelas V XxxxxxxxxxxxxxxxTahun Pelajaran 2018/2019”
B. Penegasan Istilah
Untuk menjelaskan tentang pengertian judul skripsi ini, maka
peneliti memberikan penjelasan beberapa istilah dalam penulisan skripsi ini.
Istilah-istilah yang dimaksud adalah sebagai berikut:
1.
Korelasi
Menurut Gay seperti yang
dikutif oleh Nur Khoiri, M.Ag dalam bukunya yang berjudul Model dan jenis dalam
penelitian menyatakan Correlational research is a study that involves
collecting data to determine what whether and to what degree a relationship
exist between two or more quantifiable variable (gay, 1982:430) penelitian
korelasi adalah suatu penelitian yang melibatkan tindakan pengumpulan data guna
menentukan apakah ada hubungan dan tingkat hubungan antara dua variabel atau
lebih .[9]
2.
Perhatian Orang Tua
Perhatian
adalah "banyak sedikitnya kesadaran yang menyertai suatu aktivitas yang dilakukan."[10] Orang tua adalah “ayah
dan ibu kandung" [11]
Perhatian
orang tua yang dimaksud dalam penelitian
ini adalah perhatian dalam hal belajar anak, meliputi pemberian bimbingan dan nasihat, pengawasan terhadap
belajar, pemberian motivasi dan
penghargaan, serta pemenuhan fasilitas belajar oleh ayah dan ibu kepada anaknya.
3. Minat Belajar
Secara bahasa pengertian
minat adalah perhatian, kesukaan ( kecendrungan hati) kepada sesuatu;
keinginan. Adapaun secara istilah minat adalah keinginan yang timbul karena
daya tarik dari luar dan dari dalam
dirinya terhadap sesuatu, minat yang besar terhadap sesuatu merupakan modal
yang besar juga untuk memperoleh/mencapai Sesutu atau tujuan yang diminati,
minat belajar yang besar cenderung menghasilkan prestasi yang tinggi,
sebaliknya minat yang rendah akan menghasilkan prestasi yang rendah pula. [12]
Dengan demikian minat
belajar merupakan kecendrungan yang tetap untuk memperhatikan dan mengenang
beberapa kaegiatan, yaitu kegiatan yang diminati seseorang, diperhatikan
terus-menerus yang disertai dengan rasa senang terhadap mata pelajaran
akidah-akhlak yang dipelajari.
4.
Hasil Belajar Akidah-Akhlak
Hasil yang dimaksud disini
adalah prestasi, adapun prestasi itu sendiri merupakan hasil yang telah dicapai
( dilakukan, dikerjakan dan sebaginya).[13] Pengertian prestasi dalam
hal ini adalah hasil belajar. Sedangkan yang menjadi petunjuk suatu proses belajar mengajar dianggap berhasil
apabila memenuhi hal-hal:a) daya serap bahan pengajaran yang diajarkan mencapai
prestasi tinggi, baik secara individual maupun kelompok, b) perilaku yang
digariskan dalam kompetensi dasar ( KD ) telah dicapai oleh siswa, baik secara
individual maupun kelompok. [14]
Belajar secara bahasa
adalah berusaha ( berlatih dan sebagainya) supaya mendapat sesuatu kepandaian. [15] sedangkan belajar menurut
para ahli pendidikan adalah suatu proses daar dari perkembangan hidup manusia,
dengan belajar manusia melakukan perubahan-perubahan kualitatif individu
sehingga tingkahlakunya berkembang. Semua aktivitas dan prestasi hidup manusia
lain adalah hasil dari belajar.
Aqidah dan Akhlaq adalah upaya sadar dan
terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati
dan mengimani Allah dan merealisasikannya dalam prilaku akhlak mulia dalam
kehidupan sehari-hari melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, latihan,
penggunaan pengalaman dan pembiasaan. Dalam kehidupan masyarakat yang majemuk
dalam bidang keagamaan, pendidikan ini juga diarahkan pada peneguhan Aqidah di
satu sisi dan peningkatan toleransi serta saling menghormati dengan penganut
agama lain dalam rangka mewujudkan kesatuan dan persatuan bangsa.[16]
5. Siswa
Kelas V
Pengertian siswa adalah peserta didik,
peserta didik dalam undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahn 2003 bab I
Pasal I ayat 4 adalah:
”Peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan
potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur ,jemjang, dan
jenis pendidikan tertentu.” [17]
Sehingga siswa kelas V adalah peserta didik
kelas V yang merupakan anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi
diri melalui proses pembelajaran yang tersedia di kelas V XxxxxxxxxxxxxxxxTahun
Pelajaran 2018/2019.
Jadi yang dimaksud skripsi ini adalah
menghubungkan variabel perhatian orang tua dan variabel minat belajar dengan
variabel hasil belajar akidah akhlak siswa kelas V XxxxxxxxxxxxxxxxTahun
Pelajaran 2018/2019.
C. Rumusan Masalah
Berdasarkan penegasan istilah
tersebut, maka dapat dirumuskan penelitian ini sebagai berikut:
1.
Bagaimana
perhatian orang tua terhadap siswa kelas Xxxxxxxxxxxxxxxx Pelajaran 2018/2019?
2.
Bagaimana Minat belajar siswa kelas Xxxxxxxxxxxxxxxx Pelajaran 2018/2019?
3.
Bagaimana hasil belajar akidah akhlak siswa kelas
Xxxxxxxxxxxxxxxx Pelajaran 2018/2019?
4.
Adakah korelasi antara perhatian
orang tua dan Minat belajar dengan hasil
belajar akidah akhlak siswa kelas Xxxxxxxxxxxxxxxx Pelajaran 2018/2019?
D. Tujuan
Penelitian
Tujuan yang
diharapkan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.
Untuk menguraikan perhatian orang tua terhadap siswa kelas Xxxxxxxxxxxxxxxx
Pelajaran 2018/2019
2.
Untuk memahami Minat belajar siswa kelas Xxxxxxxxxxxxxxxx
Pelajaran 2018/2019
3.
Untuk mendiskripsikan hasil belajar akidah akhlak
siswa kelas Xxxxxxxxxxxxxxxx
Pelajaran 2018/2019
4.
Untuk mengetahui korelasi antara
perhatian orang tua terhadap siswa dan Minat belajar siswa dengan hasil belajar akidah akhlak
siswa kelas Xxxxxxxxxxxxxxxx
Pelajaran 2018/2019
E. Manfaat
Penelitian
Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat
sebagai berikut:
1) Manfaat Teoritis
a.
Dapat
menguraikan perhatian
orang tua terhadap siswa kelas Xxxxxxxxxxxxxxxx Pelajaran 2018/2019
b.
Dapat memahami Minat belajar siswa kelas Xxxxxxxxxxxxxxxx Pelajaran 2018/2019
c.
Dapat mendiskripsikan hasil belajar akidah akhlak
siswa kelas Xxxxxxxxxxxxxxxx
Pelajaran 2018/2019
d.
Dapat mengetahui korelasi antara
perhatian orang tua terhadap siswa dan Minat belajar siswa dengan hasil belajar akidah akhlak
siswa kelas Xxxxxxxxxxxxxxxx
Pelajaran 2018/2019
2) Manfaat
Praktis
a.
Bahwa
hasil penelitian ini dapat diharapkan mampu memberikan teoritis berupa
penyajian informasi lebih ilmiah bagi pengembangan ilmu pembelajaran terutama
yang berkaitan dengan kedisiplinan belajar dan suasana lingkungan madrasah.
b. Bagi siswa kelas Xxxxxxxxxxxxxxxx Pelajaran 2018/2019 dapat
bersemangat dalam belajar setelah mendapat perhatian orang tua dan tumbuh minat
belajar untuk mencapai hasil belajar akidah akhlak secara maksimal .
c.
Untuk
menambah khazanah keilmuan dibidang Psikologi Islami dan Bimbingan Konseling
(BK).
d.
Untuk
menambah perbendaharaan perpustakaan XXXXXXXXX Jepara.
F.
Kajian Pustaka
Maksud utama dari kajian pustaka adalah menyediakan informasi
tentang penelitian-penelitian atau karya-karya ilmiah lain yang berhubungan
dengan penelitian yang akan diteliti agar tidak terjadi duplikasi atau
pengulangan dengan penelitian yang telah ada. Di samping itu, agar dapat
memberikan rasa percaya diri dalam melakukan penelitian. Sebab dengan kajian
pustaka, semua kontruksi yang berhubungan dengan peneltian yang tersedia, kita
dapat menguasai banyak informasi yang berhubungan dengan penelitian yang kita
lakukan.
Pada kajian pustaka ini peneliti mendiskripsikan beberapa karya
yang ada relevansinya dengan judul skripsi ini.
Munawir Yusuf, dalam bukunya yang berjudul: Pendidikan Bagi
Anak Dengan Problem Belajar, ( solo: tiga serangkai pustaka mandiri, 2003),
menjelaskan tentang perhatian orang tua terhadap anak dengan cara mengenal anak
dengan problem belajarnya serta solusi cara mengatasinya. Dalam buku tersebut
juga diterangkan tentang mengelola kegiatan belajar di rumah, membantu
kesulitan anak dalam belajar, dan mengontrol kegiatan belajar di sekolah. [18]
Harlina pribadi, S.KM. dalam bukunya yang
berjudul: pedoman bagi orang tua, guru dan penyuluh kasyarakat, ( jakarta:
cakra media, 2010), menjelaskan tentang pentingnya pendidikan keluarga yang
harus dilakukan oleh orang tua guna mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba
dalam keluarga. Dalam buku ini dijelaskan pentingnya perhatian orang tua
terhadap anak agar tetap konsentrasi dalam belajar di sekolah dan tidak mudah
terpengaruh untuk melakukan perbuatan tercela. [19]
Syamsul yusuf, dalam bukunya yang berjudul
: psikologi perkembangan dan remaja, ( bandung: PT. Remaja Rosda karya, 2000),
menjelaskan tentang faktor keluarga menjadi faktor penting dalam rangka
perhatian orang tua terhadap anak.[20]
Slameto, dalam bukunya yang berjudul:
belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, ( jakarta: P.T Rineka Cipta,
1995), yang menjelaskan tentang faktor-faktor yang menyebabkan kurangnya minat
belajar anak. [21]
G. Hipotesis Penelitian
Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap suatu fenomena
dan atau pertanyaan penelitian yang di rumuskan setelah mengkaji suatu teori.
Oleh sebab itu, rumusan hipotesis harus dalam bentuk pernyataan ilmiah atau
proposisi yaitu mengandung dua variabel atau lebih. [22]
Adapun hipotesis dalam penelitian ini adalah :
1.
Hipotesis
kerja (Ha)
Bahwa ada korelasi yang positif dan signifikan antara perhatian orang tua dan minat belajar dengan
hasil belajar belajar akidah akhlak siswa Xxxxxxxxx
Tahun Pelajaran 2018/2019
2.
Hipotesis Nihil (Ho)
Bahwa tidak ada Bahwa ada korelasi yang positif dan signifikan antara perhatian orang tua dan minat belajar dengan
hasil belajar belajar akidah akhlak siswa Xxxxxxxxx
Tahun Pelajaran 2018/2019
H.
Metode Penelitian
1.
Jenis
dan Pendekatan Penelitian.
Jenis penelitian skripsi
ini adalah jenis penelitian lapangan ( field research), yaitu penelitian
yang obyeknya mengenai gejala-gejala atau peristiwa-peristiwa yang terjadi pada
kelompok masyarakat, sehingga penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif, dimana penyajian hasil penelitiannya berbentuk angka-angka
statistik.[23]
Adapun data yang di sajikan adalah tentang perhatian orang tua, minat belajar,
dan hasil belajar akidah akhlak siswa kelas Xxxxxxxxx tahun Pelajaran 2018/2019.
2.
Waktu dan Tempat Penelitian
Penelitian ini
dilakukan mulai tanggal 1 Agustus 2017 sampai dengan 1 Maret 2017. Adapun peneliti memilih responden dan tempat
penelitian adalah:
a.
Peneliti
termotivasi untuk meneliti tentang perhatian orang tua, karena banyak siswa
yang kurang mendapat perhatian dari orang tua, dan kurang nya minat belajar
siswa kelas V
b.
Sekolah
tersebut adalah tempat mengajar peneliti.
c.
Tempat
penelitian letaknya dekat dengan peneliti, sehingga akan mempermudah dalam
proses penelitian
d.
Peneliti
sudah banyak memahami dan mengenal responden secara baik, sehingga akan
membantu peneliti dalam penelitian.
3.
Populasi dan Pengambilan Sampel.
“Populasi
adalah keseluruan subyek penelitian. [24]
Sedangkan yang dimaksud dengan sampel adalah sejumlah kecil individu-individu
serupa yang ada dan mungkin pernah ada [25] .
Adapun jumlah populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Xxxxxxxxx ,
yang berjumlah 202 siswa dengan mengunakan tehnik probability sampling (
pengambilan sampel secara acak) .
Sampel
dalam penelitian ini adalah 30 siswa atau 15 % dari jumlah keseluruanya atau
jumlah populasi. Peneliti cukup mengambil 15 % dari jumlah populasi karena
berpedoman kepada Dr. Suharsimi Arikunto yang menyatakan bahwa :”...selanjutnya
jika subyeknya besar atau lebih dari 100 orang, maka dapat diambil antara 10
%-15% atau 20 % -25% atau lebih besar”[26] Adapun rincian populasi yang menjadi sampel
adalah sebagai model berikut:
TABEL.
I
Jumlah Populasi Yang Menjadi
Sampel Penelitian
|
No
|
Kelas
|
Laki-laki
|
Perempuan
|
Jumlah
|
15%
|
|
1
|
I
|
14
|
17
|
31
|
5
|
|
2
|
II
|
14
|
18
|
32
|
5
|
|
3
|
III
|
22
|
21
|
43
|
6
|
|
4
|
IV
|
23
|
20
|
43
|
6
|
|
5
|
V
|
15
|
12
|
27
|
4
|
|
6
|
VI
|
15
|
11
|
26
|
4
|
|
Jumlah
|
103
|
99
|
202
|
30
|
|
[27])
4. Variabel dan Indikator Penelitian
Variabel penelitian dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
a.
Perhatian
orang tua
Variabel ini merupakan variabel bebas, atau disebut juga
variabel independent (X1) dengan indikatornya sebagaimana tabel 1
berikut:
Tabel 1 Variabel dan Indikator Perhatian Orang Tua
|
Variabel
|
Indikator
|
Sub
Indikator
|
Sumber
Data
|
|
Perhatian orang tua
|
Mengelola kegiatan
belajar di rumah
|
1.
Menyuruh belajar
2.
Memberi fasilitas
belajar
3.
Mengatur jadwal belajar
4.
Mengontrol tugas rumah
5.
Mengawasi
aktivitas di rumah
|
Siswa
|
|
Membantu kesulitan anak
|
1. Menanyakan kesulitan belajar anak
2. Membantu memecahkan kesulitan belajar anak
3. Membimbing belajar anak
4. Memberi cara-cara belajar yang baik
5. Memyediakan waktu untuk diskusi
|
Siswa
|
|
|
Mengontrol kegiatan belajar
di sekolah. [28]
|
1.
Memonitoring
belajar anak di sekolah
2.
Mengunjungi
sekolah anda saat kegiatan belajar mengajar berlangsung
3.
Menyuruh anak
rajin masuk sekolah
4.
Menemui guru dan
menanyakan permasalahan belajar anak
5. Mengamati perkembangan prestasi anak di sekolah
|
Siswa
|
b.
Minat
Belajar
Variabel ini merupakan variabel bebas, atau disebut juga
variabel independent (X2) dengan indicator sebagaimana tabel 2
berikut:
Tabel 2 Variabel dan
Indicator Minat Belajar
|
Variabel
|
Indicator
|
Sub
indicator
|
Sumber
data
|
|
Minat
belajar
|
Siswa
memperhatian pelajaran secara
sungguh-sungguh
|
1.
Siswa merasa
senang terhadap pelajaran akidah-akhlak
2.
Siswa
memperhatika guru saat pelajaran
3.
Siswa bertanya
jika belum memahami
4.
Siswa konsentrasi
saat pelajaran berlangsung
5.
Siswa dapat menjawab
soal yang diberikan guru
|
Siswa
|
|
Ketertarikan Siswa terhadap belajar akidah-akhlak
|
1.
Siswa rajin
mengikuti pelajaran
2.
Siswa merasa
senang mengikuti PBM
3.
Siswa senang
terhadap guru akidah-akhlak
4.
Siswa mengerjakan
ulangan yang diberikan
5.
Siswa mengerjakan
PR yang diberikan
|
Siswa
|
|
|
Pengalaman
siswa dalam melakukan kegiatan pembelajaran [29]
|
1.
Siswa berperilaku
terpuji
2.
Siswa menghindari
sifat tercela
3.
Suka menolong
teman yang kesulitan
4.
Berbicara sopan
terhadap guru dan teman
5.
Berbakti kepada
orang tua dan guru
|
Siswa
|
c.
Hasil
belajar akidah akhlak
Variabel ini merupakan variabel
terikat, atau disebut juga variabel dependent (Y) yang diperoleh dari hasil
pengolahan dan analisis ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan ahir
semester dan tugas dengan rumus berikut:
3.
Teknik Pengumpulan Data
Data-data
yang ada dari penelitian ini dihimpun dari data lapangan dan data kepustakaan.
Jenis penelitian ini adalah field research, yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara
peneliti langsung terjun ketempat penelitian atau tempat fenomena terjadi. [31]
Adapun
dalam field research ini peneliti
menggunakan beberapa tehnik untuk
mendukung kelancaran penelitian. Teknik-teknik
tersebut adalah antara lain sebagai berikut:
a.
Angket
Angket
adalah ” teknik atau alat pengumpul data yang berupa sejumlah soal tertulis yang harus dijawab secara tertulis
pula oleh responden” teknik ini
digunakan untuk mengetahui perhatian orang rua dan minat belajar siswa kelas XxxxxxxxxTahun Pelajaran 2018/2019,
dengan memberikan daftar pertanyaan yang akan diberikan kepada siswa. [32]
Untuk pilihan jawaban yang
disediakan peneliti adalah :
1)
Sangat
setuju ; untuk pilihan a
2)
Setuju;
untuk pilihan b
3)
Ragu-ragu;
untuk pilihan c
4)
Tidak
setuju; untuk pilihan d
5)
Sangat
tidak setuju; untuk pilihan e
Angket
atau Quisioner dapat dibedakan atas beberapa jenis, tergantung pada sudut
pandang. Di pandang dari cara
menjawabnya, maka angket dibedakan menjadi dua, yaitu:
1.
Angket atau quesioner
terbuka, yang memberi kesempatan kepada responden untuk menjawab dengan kalimat
sendiri.
2.
Angket atau quesioner
tertutup, yaitu sudah disediakan jawabanya sehingga responden tinggal memilih.[33]
Dalam hal ini peneliti
menggunakan angket tertutup, dimana dalam angket tersebut telah peneliti
sediakan jawabannya, sedangkan responden tinggal memilih jawabannya yang sesuai
dengan pribadinya.
Keuntungan angket adalah:
1.
dapat dibagi secara serentak kepada
banyak responden
2.
dapat dijawab oleh responden menurut
kecepatannya masing-masing responden
3.
dapat dibuat anonim sehingga
sehingga responden bebas, jujur, dan tidak malu-malu menjawabnya.
4.
Dapat dibuat standar sehingga bagi
semua responden dapat diberi pertannyaan yang benar-benar sama
Kelemahan angket:
1.
responden sering tidak teliti menjawab
sehingga pertannyaan yang terlewati tidak terjawab
2.
sering sukar dicari validitasnya
3.
walaupun dibuat anonim,
kadang-kadang responden dengan sengaja memberikan jawaban yang tidak betul atau
tidak jujur. [34]
b. Dokumentasi.
Dokumentasi
adalah teknik pengumpulan data dengan
menggunakan dokumen yang ada, dokumen dalam arti sempit foto, peta dsb.[35] Teknik ini digunakan untuk memperoleh data yang
bersifat dokumenter, yaitu berupa nilai hasil semester I Mapel Akidah akhlak
siswa dan data tentang struktur organisasi
sekolah, keadaan sarana prasarana,
keadaan guru dan siswa Xxxxxxxxx
Pelajaran 2018/2019.
4.
Teknik Analisis Data.
Setelah data-data yang
terkumpul selanjutnya dianalisis dengan mengunakan analisis statistik . adapun
tahapnya adalah sebagai berikut
a.
Deskripsi Data Penelitian.
Pada
tahapan ini data yang terkumpul dikelompokan kemudian dimasukan kedalam tabel
distribusi frekwensi secara sederhana untuk setiap variabel yang ada dalam
penelitian. Sedangkan
angket pada setiap item diberi skoring dengan standar sebagai berikut:
1)
Untuk alternatif jawaban a dengan
sekor nilai 5;
2)
Untuk alternatif jawaban a dengan
sekor nilai 4;
3)
Untuk alternatif jawaban b dengan
sekor nilai 3;
4)
Untuk alternatif jawaban c dengan
sekor nilai 2; dan
5)
Untuk alternatif jawaban d dengan
sekor nilai 1
b.
Uji Hipotesis
Dalam
melakukan analisis uji hipotesis ini peneliti mengunakan rumus statistik multiple
correlation atau korelasi ganda sebagai berikut:
1) Mencari
korelasi product moment antara X1 dengan X2

2) Mencari
korelasi product moment antara X1 dengan Y

3) Mencari
korelasi product moment antara X2 dengan Y
4) Mencari
korelasi product moment antara X1,
X2 dengan Y
5)
Menguji signifikansi hasil korelasi
dengan cara mengeneralisasikan dengan rumus:
Keterangan
:
x1 : Variabel Kedisiplinan
x2 : Variabel Suasana Lingkungan
y : Variabel Terikat ( Nilai Prestasi Mapel
Al-quran Hadits)
r x1x2 : Korelasi antara variabel x1
dan x2
r x1y : Korelasi
antara variabel x1 dan y
x2y : Korelasi antara variabel x2
dan y
Rx1x2y :
Koefisien Korelasi antara x1 dan
x2 dan y
Fh : Uji signifikansi nilai R dengan
mengeneralisasikan
K : Jumlah variabel independen ( dk
pembilang=2)
N : Jumlah responden
∑ : Sigma ( Jumlah )
I. Sistematika
Penulisan Skripsi
Didalam penulisan skripsi ini
peneliti membagi ke dalam tiga bagian yaitu :
1.
Bagian Awal
Pada
bagian ini akan dimuat beberapa halaman, diantaranya adalah halaman judul,
halaman persembahan, halaman motto, halaman pengesahan, halaman nota
pembimbing, kata pengantar, daftar isi dan daftar tabel dan abstrak.
2.
Bagian Isi.
Pada bagian ini memuat lima bab, yaitu:
BAB I :
PENDAHULUAN
Didalam bab ini
merupakan pendahuluan yang terdiri dari : latar belakang masalah dan penegasan
judul, perumusan masalah, alasan memilih judul, tujuan penelitian, manfaat
penelitian, Kajian pustaka dan sistematika
penulisan.
BAB II : LANDASAN TEORITIS DAN PENGAJUAN HIPOTESIS
Dalam bab ini berisi Sub bab I membahas
tentang perhatian orang tua yang meliputi: Pengertian perhatian orang
tua, macam-macam perhatian, Langkah-langkah yang ditempuh untuk mengoptimalkan perhatian.
Sub bab II berisi tentang minat belajar yang meliputi: Pengertian
minat, fungsi minat belajar, cara menumbuhkan minat belajar. Dan pada sub bab
III berisi tentang hasil belajar akidah akhlak yang meliputi: pengertian hasil
belajar akidah akhlak, factor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar akidah
akhlak, dan korelasi antara perhatian orang tua dan minat belajar dengan hasil
belajar akidah akhlak.
BAB III: METODE PENELITIAN
Dalam bab ini menerangkan langkah-langkah dalam penelitian agar
penelitian dapat dilakukan secara sistematis dan terarah, meliputi: Pada bab ini akan diuraikan mengenai pendekatan penelitian, populasi dan
sampel penelitian, waktu dan tempat penelitian, Variabel dan indikator, tehnik
pengumpulan data, dan Tehnik analisis data
BAB IV: HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN .
Deskripsi data, penyajian data, pembahasan
hasil penelitian yang berisi: analisis pendahuluan, uji
hipotesis,
dan analisis lanjut.
BAB V : PENUTUP
Dalam bab ini berisi kesimpulan, penutup dan saran-saran.
3. Bagian akhir.
Pada bagian ini memuat daftar pustaka dan
lampiran-lampiran.
[1]Wasty Sumanto, Psikologi
Pendidikan, ( Jakarta: PT Rineka Cipta, 1998), hlm. 104
[3] M. Chabib Thoha,
Abdul Mu’ti, PBM-PAI Di Sekolah ( Eksistensi dan proses Belajar mengajar
Pendidikan agama Islam), (Yogyakarta: IAIN Walisongo Semarang dan Pustaka
pelajar, 1998), hlm. 180
[4] Zakiyah Darajat,
dkk, Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam, ( Jakarta: Bumi Aksara,
1995), hlm. 172-173




Tidak ada komentar:
Posting Komentar