Senin, 05 Desember 2016

skripsi otomotif :PENGARUH PERILAKU DISIPLIN DAN KERJASAMA DALAM PRAKTEK KERJA TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN KOPLING MANUAL KELAS XI TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK

BAB I
PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang
Masalah Disiplin merupakan suatu gambaran yang menyatakan hasil kegiatan atau perubahan yang telah dicapai oleh seseorang melalui keuletan bekerja, baik secara kualitas maupun kuantitas. Disiplin merupakan usaha untuk menanamkan kesadaran pada setiap personal tentang tugas dan tanggungjawabnya agar menjadi orang yang bersedia dan mampu memikul tanggungjawab atas semua pekerjaannya. Hadari Nawawi (2004:128)
Dengan disiplin seseorang akan mendapatkan cerminan dalam proses belajarnya, apakah dia termasuk ke dalam siswa yang baik yang secara otomatis bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya atau sebaliknya, akan menjadi siswa yang tidak baik karena tidak berdisiplin. Hal ini yang memicu semua komponen penunjang pendidikan diri mulai dari pengelola pendidikan, guru, dan siswa, untuk selalu meningkatkan mutu pendidikan terutama disiplin.
Dari sekian banyak faktor yang mempengaruhi mutu pendidikan, salah satunya adalah disiplin belajar.Keaktifan siswa dalam disiplin belajar dianggap sebagai sebuah jalan untuk mencapai perilaku dan prestasi yang baik dalam belajar. Siswa yang selalu ditempatkan sebagai objek baik suka ataupun tidak akan senantiasa meningkatkan keaktifan dalam belajar.
Bermacam-macam kegiatan yang dapat dilakukan oleh anak didik, baik melalui pendidikan formal maupun pendidikan di luar sekolah sehingga disiplin dalam pelaksanaanya berbeda dasarnya, disiplin itu ada yang didasari kehendak dan dorongan dari dirinya, dan ada juga tumbuh dan berkembang melalui orang lain maupun lingkungan dimana ia berada. Namun yang menjadi persoalan bagi kita adalah bagaimana agar disiplin belajar yang dilakukan anak didik itu sifatnya positif dan berhasil, dan juga dapat memberikan kemanfaatan baik bagi dirinya, keluarganya, lingkunganya, dan bangsa serta negaranya.
Disiplin belajar siswa dapat dimulai dari kebiasaan yang sering dilakukan diantaranya, siswa mampu mempergunakan waktu yang baik, memiliki rasa tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan dan menyusun jadwal pelajaran.
Pendidikan dan pengajaran adalah suatu proses yang sadar tujuan. Maksudnya tidak lain bahwa kegiatan belajar mengajar merupakan peristiwa yang terikat, terarah pada tujuan dan dilaksanakan untuk mencapai tujuan. Sardiman, (2007: 57). Dalam pendidikan dan pengajaran, tujuan dapat diartikan sebagai suatu usaha untuk memberikan rumusan hasil yang diharapkan dari siswa/subyek belajar. Winarno Surakhmad memberikan keterangan bahwa rumusan dan taraf pencapaian tujuan pengajaran adalah merupakan petunjuk praktis tentang sejauh manakah interaksi edukatif harus dibawa untuk mencapai tujuan akhir.
Ada beberapa penyebab lain yang memperhambat perilaku siswa kurang baik, diantaranya kurangnya ke disiplinan belajar pada diri siswa serta kurangnya ketegasan sekolah dalam memberikan contoh perilaku yang baik. Dengan adanya kesadaran diri untuk melaksanakan disiplin belajar yang di laksanakan sehari-hari dapat membuahkan hasil yang baik sesuai dengan tujuan pendidikan dan dalam penerapan disiplin memiliki keuntungan bagi peserta didik yaitu untuk hidup dengan kebiasaan yang baik, positif dan bermanfaat bagi dirinya sendiri dan lingkungannya. Pembiasaan dengan lingkungan sekolah mempunyai pengaruh positif bagi siswa untuk masa depan.
SMK dirancang untuk menyiapkan peserta didik atau lulusan yang siap memasuki dunia kerja dan mampu mengembangkan sikap profesional dibidang kejuruan. Lulusan pendidikan kejuruan diharapkan menjadi individu yang produktif yang mampu bekerja menjadi tenaga kerja menengah dan memiliki kesiapan untuk menghadapi persaingan kerja.Tujuan SMK adalah menyiapkan kebutuhan tenaga kerja tingkat menengah yang mempunyai pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja. Lulusan SMK diharapkan memiliki kesiapan kerja yang baik guna mewujudkan tujuan pendidikan SMK, hal ini seharusnya hasil belajar siswa SMK baik dan gemilang sesuai dengan harapan.
Dari hasil pengamatan, hasil belajar siswa yang sebagian besar belum memenuhi KKM disebabkan karena beberapa faktor berikut :
1.    Perilaku disiplin siswa kurang maksimal;
2.    Kegiatan belajar mengajar di kelas kurang melibatkan siswa dari aktifitas pembelajaran;
3.    Siswa dalam melaksanakan praktek kerja kerjasamanya kurang kompak.
Dengan memahami uraian  mengenai perilaku disiplin dan kerjasama dalam praktek peneliti membuktikan  dari hasil belajar kopling manual  di SMK xxxxxxxxx khususnya kelas XI belum bermakna. Hal itu terlihat dari hasil belajar siswa pada waktu peneliti melakukan kunjungan awal sebagai berikut:
Tabel .1
Hasil belajar siswa
Nilai
Jumlah Peserta Didik
Kategori
Presentase
Ketuntasan
90-100
70-80
50-60
30-40
0
2
17
5
Baik Sekali Baik
Cukup Kurang
0 %
8,3 %
70,8 %
20,8 %
Tuntas
Tuntas
Tidak  Tuntas Tidak Tuntas

24

100 %


Dari data tabel diatas menunjukkan banyak peserta didik yang tidak memahami pembelajaran kopling manual, jika dilihat dari tingkat ketuntasannya tidak ada peserta didik atau 2 siswa atau 8,3 % yang tuntas, sedangkan peserta didik yang belum tuntas ada 22 siswa atau 91,7 %.
Hal tersebut terindikasi dalam bentuk hasil evaluasi yang rendah dan siswa tidak mampu menerapkan pengetahuannya dalam kehidupannya. Keadaan tersebut tentu saja tidak dapat dibiarkan. Karena belajar dilakukan untuk mengusahakan adanya perubahan perilaku pada individu yang belajar. Purwanto, (2009:45). Karena penguasaan konsep siswa di SMK xxxxxxxx sangat berpengaruh pada hasil belajar dan penerapannya dalam kehidupan. Di samping itu pengetahuan awal siswa di SMK Rxxxxxxxxx merupakan dasar untuk dapat mempelajari konsep-konsep selanjutnya di jenjang-jenjang selanjutnya.
Guna membuktikan hal tersebut, apakah ada pengaruh dari disiplin belajar dan kerjasama dalam praktek kerja  terhadap hasil belajar, maka di perlukan penelitian lebih lanjut untuk itulah penulis memilih judul bagi penelitian skripsi yaitu, “Pengaruh Perilaku Disiplin Dan Kerjasama Dalam Praktek Kerja Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Kopling Manual Kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK Xxxxxx ”.

B.  Rumusan masalah
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut diatas, maka dapat dimunculkan rumusan masalah sebagai berikut:
1.    Bagaimana Perilaku Disiplin Dalam Praktek Kerja siswa Kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK Xxxxxx ?
2.    Bagaimana Kerjasama Dalam Praktek Kerja siswa Kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK Xxxxxx
3.    Adakah pengaruh antara Perilaku Disiplin Dan Kerjasama Dalam Praktek Kerja Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Kopling Manual Kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK Xxxxxx ?

C.  Tujuan penelitian.
Penelitian ini diharapkan dapat:
1.    Mengetahui Perilaku Disiplin Dalam Praktek Kerja siswa Kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK Xxxxxx .  
2.    Mendiskripsikan Kerjasama Dalam Praktek Kerja siswa Kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK Xxxxxx .
3.    Mengetahui pengaruh Perilaku Disiplin Dan Kerjasama Dalam Praktek Kerja Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Kopling Manual Kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK Xxxxxx

D.  Manfaat Penelitian.
Beberapa menfaat penelitian diharapkan akan sangat bermanfaat bagi pengelolaan pembelajaran, khususnya guru SMKdan semua pihak yang berkepentingan terutama:
1.    Bagi pengawas, penelitian ini diharapkan dapat sebagi acuan dalam memberikan pembinaan demi peningkatan mutu pendidikan.
2.    Bagi SMK, penelitian ini dapat bermanfaat untuk tambahan bekal pengalaman sebagai pedoman lebih lanjut dalam mengambil kebijakan di SMK dalam mengembangkan kualitas hasil belajar  mengajar kepada guru da n siswa.
3.    Bagi guru, hasil penelitian ini semoga dapat bermanfaat dalam menambah khasanah keilmuan, sehingga semakin luas wawasan berfikir inovatif dan kreatif dalam pendidikan ke depan terutama dalam memperkaya bekal berimprovisasi dalam pembelajaran yang penuh kreatif yang pada akhirnya akan menyenangkan bagi siswa dalam pembelajaran.
4.    Bagi komite, hasil penelitan ini dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam memberikan motivasi pembelajaran untuk kepentingan bersama.
5.    Bagi siswa, hasil penelitian dapat meningkatkan rasa percaya diri, disiplin dan tanggung jawab, serta mengetahui arti penting disiplin dan tanggungjawab dalam melaksanakan tugas.
6.    Bagi orang tua, hasil penelitian ini dapat dijadikan pedoman dalam memotivasi anak dalam belajar disilplin dan kerjasama secara berkesinambungan.

7.    Bagi peneliti, hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan dalam melakukan penelitian  lebih lanjut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar